Emerson Network Menjawab Tantangan Daya Sistem TI

0
882

Jakarta, KomIT – Permintaan dari pengguna dan aplikasi tumbuh sangat cepat dan perusahaan perlu menyesuaikan sistem TI demi mendukung operasional mereka. Pekerjaan komputasi tingkat menengah memiliki kebutuhan dan tantangan yang unik, termasuk keterbatasan ruang, pengalaman karyawan, kendala dana dan kendala lainnya.

Hal-hal ini akan terasa saat memilih sistem daya yang tepat, yaitu ketika manajer berusaha menyeimbangkan antara keterbatasan di atas dengan kebutuhan akan efisiensi, kelincahan, kontrol, dan uptime,” terang Arunangshu Chattopadhyay, Director of Power Product Marketing and Central Technical Support, Emerson Network Power, Asia dalam keterangan pers.

“Liebert eXM didesain untuk memberikan perlindungan daya maksimal yang memenuhi kebutuhan operasional dan kapital“Liebert eXM didesain untuk memberikan perlindungan daya maksimal yang memenuhi kebutuhan operasional dan kapital dari data center berukuran sedang, serta menghadirkan efisiensi tinggi dengan footprint minimal,” tambah Chattopadhyay.

Tantangan utama yang dihadapi perusahaan skala menengah adalah bagaimana memprediksi dan mengelola pengeluaran untuk aset TI. UPS yang sangat efisien dan dengan kapabilitas daya yang fleksibel membantu menghemat konsumsi listrik dan memberikan gambaran untuk mengelola pengeluaran di masa mendatang.

Desain faktor daya tunggal Liebert eXM memberikan kapasitas daya tertinggi sehingga mengurangi biaya sistem kabel dan instalasi dengan penghematan lebih dari 30 persen dibanding sistem lain dengan konfigurasi yang sama. Selain itu, Liebert eXM memberikan daya yang lebih besar dengan footprint yang lebih kecil.

Tantangan lain yang dihadapi perusahaan adalah kebutuhan sistem daya yang memberikan akses langsung atas informasi operasi penting. Sistem pintar pada UPS Liebert eXM mencakup panel LCD on-unit kuat yang mengatur parameter operasional sekaligus mengurangi faktor kesalahan manusia. Pilihan monitoring terhadap baterai meningkatkan reliabilitas baterai cadangan melalui pengujian dan pelaporan yang terus menerus. (red)