PowerShot G3 X, Kamera Saku dengan Berbagai Keunggulan

0
1060

Jakarta, KomIT – Beragamnya telepon pintar atau smartphone yang telah dilengkapi kamera canggih, membuat produsen kamera entry level dengan fitur standar harus putar otak, untuk menciptakan produk yang mampu bersaing.

Pun hal dengan Canon. Produsen kamera asal negeri sakura Jepang itu pun harus memutar otak agar kamera saku buatannya tidak ditinggalkan oleh pelanggan. Bahkan kalau perlu sebisa mungkin kamera saku ini bisa naik kelas.

Dan untuk mensiasati fenomena tersebut, Canon pun merilis PowerShot G3 X. Sebuah kamera saku dengan berbagai keunggulan, yang lensanya mampu melakukan zoon in hingga 25 kali, sehingga menghasilkan gambar yang tajam dan berkualitas.

“Karena kamera ponsel sudah semakin canggih, makanya produsen kamera mulai swicthing ke arah itu. Jadi perkembangannya fokus ke fungsi-fungsi kamera yang tidak diakomodasi oleh smartphone,” kata Division Manager Image Communication Product Division Datascrip, Sintra Wong, Selasa (15/9).

Canon PowerShot G3 X merupakan kamera saku untuk kelas premium compact. Sasarannya orang yang menginginkan kualitas foto prima tetapi membutuhkan zoom lebih panjang.

“Saat ini belum ada yang kualitas premium, termasuk untuk kondisi low light dengan zoom lebih panjang. Ini dengan zoom maksimum kualitasnya masih bagus,” klaim Sintra.

Menurut dia, kamera saku dengan highlight zoom panjang ini cocok untuk semua level pengguna. Fungsi Zoom Framing Assist Auto pada PowerShot G3 X dikaim akan secara otomatis mendeteksi perubahan ukuran, jarak, serta banyaknya wajah subjek dalam frame dan mengatur jarak zoom untuk mendapatkan framing optimal.

Sektor lensa jadi andalan lain dari Powershot G3 X. Kamera ini dibekali lensa dengan kemampuan zoom optical hingga 25x, setara dengan lensa 24-600mm pada kamera full frame. Bagian lensanya juga sudah dilengkapi cincin putar yang bisa diatur untuk mengatur fokus secara manual atau bisa diatur melakukan pengaturan kamera.

Sejumlah fitur khusus film, seperti Dynamic IS juga memberi terobosan bagi PowerShot G3 X dalam perekaman film di segmen kamera saku.

Dynamic IS efektif mengoreksi lima poros pergerakan, termasuk rotasi vertikal dan horisontal yang timbul dari guncangan yang cepat dan kuat saat sedang merekam video sehingga hasil rekaman terlihat stabil dan nyaman ditonton.

Bagi pengguna yang berjiwa artistik, hadir pula fungsi story highlight di PowerShot G3 X di mana pengguna dapat dengan mudah menggabungkan klip rekaman mereka dari hasil foto dan video yang sebelumnya diambil menggunakan Hybrid Auto Mode.

Sebagai tambahan, pengguna dapat memilih salah satu dari tiga pilihan musik latar untuk klip rekaman yang dibuat. PowerShot G3 X juga menyediakan fitur rekaman video klip pendek berdurasi 4-6 detik, serta pilihan efek slow-motion, fast-motion, atau action replay. Pengguna dapat mengontrol suara, bukaan, dan kecepatan ISO yang diinginkan pada mode manual movie.

Tak kalah penting, PowerShot G3 X juga menawarkan kemudahan berbagi foto ke perangkat ponsel atau tablet, maupun ke jejaring sosial karena telah dibekali teknologi Wi-Fi dan Near Field Communication (NFC).

Fitur canggih lainnya saat terkoneksi ke perangkat pintar adalah Remote Shooting. Dengan Remote Shooting, pengguna dapat mengoperasikan PowerShot G3 X dari kejauhan lewat perangkat pintarnya.

Untuk pasar dalam negeri, Data Scrip selaku distributor tunggal berencana memasarkan PowerShot G3 X pada bulan Oktober mendatang, dengan harga Rp 11,5 juta. (Red)