Rolls-Royce Dukung Perkembangan Teknologi di Indonesia

0
832

Jakarta, KomIT – Rolls-Royce mengivestasikan dana sebesar 150 ribu pound sterling per tahun untuk program International Learning Experience. Program yang diikuti para pimpinan berbagai universitas di Indonesia tersebut bertujuan bagaimana membangun sains dan teknologi saat ini guna menjadi universitas kelas dunia.

Program tersebut dilaksanakan setelah ditandatanginya MoU Roll-Royce bekerjasama dengan Newton Fund dan British Council Indonesia dengan Kementerian Riset dan Dikti di Jakarta, (17/9) kemarin. Merupakan kolaborasi yang strategis dalam bentuk dukungan ke universitas. “Kerjasama ini akan membantu kami dalam bidang teknologi dan tentunya dalam rangka mewujudkan peningkatan kualitas pendiikan tinggi,” kata Patdono Suwignjo, Dirjen Kelambagaan Riset & Pendidikan Tinggi Kemenristek dikti.

Diketahui, Program selama 10 hari tersebut bertempat di Ahridge Business Scholl di Inggris dan digelar dalam tiga tahun ke depan. Dan, Universitas Nottingham adalah universitas yang berkolaborasi dengan Roll-Royce. Di tempat itu, para delegasi yang berjumlah sepuluh orang dari empat universitas (ITS, ITB, UGM, dan UI) bisa berinteraksi mengenai tantangan pendidikan tinggi secara global. “Mereka juga akan mengikuti serangkain studi kasus, diskusi dan kunjungan,” jelas Adrian Short, Presdr PT Rolls-Royce Indonesia.

Sementara itu, Sally Grogin, Direktur British Council Indonesia melalui program Newton Fund, berharap kolaborasi swasta, pemerintah dan publik dan institusi pendidikan akan menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing tinggi. “Program ini akan menjadi landasan yang kuat bagi para akademisi dalam sektor pendidikan tinggi di Indonesia,” kata Sally.

British Council akan mendukung program ini melalui program Newton Fund dengan nilai 375 juta pound sterling, melalui kemitraan dalam bidang sains dan inovasi yang mendukung perkembangan ekonomi dan kesejahteraan rakyat. Inggris Raya memilki beberapa kolaborasi yang sukses antara institusi pendidikan tinggi dan sektor industri yang mulai mengarah ke komersialisasi.