Rupiah Terpuruk, Penjualan Online Tetap Meningkat

0
2797

Jakarta, KomIT – Anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), ternyata sama sekali tak berpengaruh terhadap bisnis penjualan online. Bahkan meski kurs rupiah anjlok, bisnis e-commerce justru tetap mengalami peningkatan yang signifikan.

Setelah sebelumnya situs belanja online Lazada.co.id menyatakan penjualannya mengalami peningkatan sebesar 5%, saat kondisi rupiah terpuruk. Kini giliran situs belanja online BliBli.com yang mengkalim hal seru.

Bahkan CEO BliBli.com, Kusumo Martanto dalam sebuah kesempatan dengan tega mengatakan, pada paruh pertama tahun 2015, pertumbuhan penjualan BliBli justru mengalami peningkatan hingga 5 kali lipat, atau sektar 600%.

Menurut Kusumo, tidak terpengaruhnya penjualan secara online terhadap pelemahan rupiah, karena saat ini semakin banyak konsumen yang perlahan-lahan mulai memanfaatkan layanan e-commerce dalam berbelanja.

Tapi dia juga mengakui, tren pembelian secara online ini hanya berlaku di kota-kota besar, terutama di Pulau Jawa. “Karena itu, kita terus promosikan free shipping ke seluruh Indonesia. Agar mereka yang berada di luar Pulau Jawa bisa mendapatkan akses produk yang sama dengan konsumen yang tinggal di kota-kota besar,” papar Kusumo.

Dalam kesempatan itu, Kusumo juga menegaskan, pihaknya siap menjadi pesaing utama bagi Lazada dan MatahariMall. Untuk itu, strategi yang dilakukan adalah melalui kerjasama dengan vendor ponsel dari luar negeri.

Dan sebagai langkah awal, BliBli.com menjalin kerja sama dengan produsen smartphone asal China, yaitu Meizu yang telah merilis smartphone Meizu M2 untuk pasar dalam negeri. (Red)