Aplikasi BULP, Cara Efektif Menyampaikan Aspirasi

0
977

Jakarta, KomIT – Masyarakat yang ingin menyampaikan berbagai keluhan, kritik, saran, maupun pujian atas layanan yang didapatkannya dari suatu perusahaan, kini tak perlu lagi repot untuk mendatangani perusahaan bersangkutan. Kini dengan adanya aplikasi BULP, kapan dan dimanapun kita dapat menyampaikan aspirasi ke perusahaan yang dituju.

BULP meruapakan sebuah aplikasi Customer Relation Management (CRM) yang berfungsi untuk menjembatani para pelanggan dengan berbagai perusahaan. Aplikasi ini, kini telah tersedia dan dapat diinstal secara gratis melalui Play Store pada perangkat android ataupun smartphone.

CEO BULP Arie Nasution, saat memperkenalkan aplikasi itu kepada media, di Jakarta (Selasa, 29/9) menyebutkan, berdasarkan laporan yang dikeluarakan oleh Avaya Indonesia pada tahun 2015 ini, 5 dari 6 orang merasa tidak puas dengan pelayanan yang mereka dapatkan dari sebuah perusahaan.

Sayangnya, dari 5 orang tersebut, hanya 4% saja yang bersedia dan mau menyampaikan keluhannya. “Ini tentu saja merupakan masalah bagi perusahaan, karena dengan tidakadanya keluhan maka mereka kesulitan untuk mendapatkan aspirasi yang real dari masyarakat,” kata Arie.

Dan bahayanya lagi, masih mengutip data Avaya Indonesia, 91% pelanggan atau masyarakat yang merasa tidak puas tersebut akhirnya lebih memilih tidak lagi menggunakan jasa atau atau layanan dari perusahaan yang bersangkutan.

“Jadi disinilah BULP berperan, kami mencoba mendorong masyarakat agar mau memberikan aspirasinya terhadap satu perusahaan,” jelas Arie.

Dijelaskan, di dalam BULP sendiri terdapat 5 status yang akan menentukan feedback atau masukan dari seseorang, yaitu pending, rejected, approved, delivered dan responded. Status ini akan berubah sesuai dengan keadaan feedback yang diberikan.

Saat pengguna BULP atau Bulper mengirimkan feedback, maka aspirasi yang mereka kirimkan akan ditampung BULP untuk dinilai, apakah feedback tersebut memang pantas untuk disampaikan. Kriteria umpan balik yang diterima adalah jelas, lengkap dan santun. Jika feedback tidak diterima, maka status akan berubah menjadi rejected alias ditolak.

Jika feedback diterima, status akan berubah menjadi approved. Dan jika Feedback telah disampaikan ke perusahaan, maka statusnya akan berubah menjadi delivered. Dan jika pesan tersebut telah mendapatkan respons dari perusahaan, maka status akan menjadi responded alias dibalas.

Ari mengungkapkan, setiap masukan atau feedbck yang disetujui, maka kepada si Bulper akan diberikan satu poin, yang jika dikumpulkan bisa ditukarkan dengan berbagai hadiah yang disediakan BULP melalui program Reward.

“Kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa aspirasi mereka dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Karena itu, dalam kaitan ini kami juga akan terus melakukan kampanye #YourVoiceMatters,” pungkas Arie. (Red)