Lazada Berlakukan Komisi Nol Persen Bagi UKM

0
1123

Jakarta, KomIT – Lazada mengumumkan membebaskan komisi bagi sector Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang tergaqbung dalam platform marketplace situs belanja online tersebut. Penawaran komisi 0 % tersebut berlaku bulan Oktopber hingga akhir Desember 2015.

Menurut CEO Lazada Group Maximilian Bittner, program komisi 0 % ini, diharapkan dapat memberikan keuntungan yang lebih bagi para UKM, dan sekaligus memberikan harga yang lebih kompetitif.

“Walaupun banyak UKM yang senang berjualan di Lazada, tetapi terkadang mereka merasa komisi yang kami minta terlalu tinggi. Kami harapkan, program ini membuat mereka dapat memberi harga yang lebih rendah lagi untuk konsumen,” ucap Max, sapaan Maximilian Bittner, kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (8/10).

Dalam kesempatan ini, Max juga mengungkapkan, program komisi 0 % tersebut juga diharapkan akan mendorong pertumbuhan UKM di Indonesia, dan khususnya yang menjadi mitra penjualan Lazada.

“Kami sengaja mengadakan program ini di akhir tahun, karena berdekatan dengan berlangsungnya Online Revolution Lazada, yaitu acara diskon hingga 80% yang akan diadakan oleh Lazada mulai tanggal 11 November hingga 12 Desember mendatang,” jelas Max.

Dijelaskan, pada kuartal kedua tahun 2015, Lazada Indonesia mulai menggandeng UKM untuk berjualan di marketplace mereka. Dan sejak saat itu, jumlah tipe barang yang ditawarkan Lazada meningkat drastis.

Jika di kuartal kedua 2015 jumlah tipe barang yang ditawarkan hanya mencapai 3,2 juta, di kuartal ketiga, jumlah tipe barang yang ada di Lazada mencapai hingga 9,3 juta. Dengan beragam dan banyaknya jumlah barang yang ditawarkan, pendapatan Lazada juga mengalami pertumbuhan yang signifikan.

Bahkan jika dibandingkan dengan pendapatan semerter pertama tahun 2014, total pertumbuhan Lazada mencapai 4 kali lipat. Yaitu dari US$ 110 juta pada semester pertama 2014, meningkat menjadi US$ 433 juta pada semester pertama 2015.

Meski demikian, lanjut Max, kontribusi penjualan UKM masih rendah, yaitu baru mencapai sekitar 20% dari total penjualan Lazada. Karena itulah, untuk mendorong agar lebih banyak UKM yang bergabung dengan marketplace-nya, Lazada memberikan penawaran khusus komisi 0 %. Padahal sebelumnya, Lazada meminta komisi sekitar 5 – 10% kepada penjual, tergantung kategori barang yang ditawarkan.

Melalui program ini, penjual yang menawarkan harga paling murah tidak akan dikenakan biaya komisi oleh Lazada. Program komisi 0 % ini berlaku untuk semua penjual (seller) yang menjual barang-barang non-elektronik dan aksesoris perangkat elektronik. (Red)