Solusi Keamanan Kaspersky untuk Pengguna Rumahan

0
3172

Jakarta, KomIT – Kaspersky Lab meluncurkan produk terbaru mereka untuk pengguna rumahan, Kaspersky Anti-Virus 2016 dan Kaspersky Internet Security 2016. Peluncuran kedua produk ini, untuk menjawab kegelisahan para pengguna Internet tentang keamanan privasi, data, identitas, uang, serta perangkat itu sendiri. Teknologi terbaru dari Kaspersky Lab ini memastikan pengguna terlindungi dalam apa pun kegiatan mereka di dunia maya, khususnya di perangkat Windows.

Privasi pribadi adalah hak mutlak setiap orang yang tidak boleh dirampas, baik itu dalam dunia nyata atau maya. Jadi ketika mengembangkan versi terbaru dari Kaspersky Internet Security dan Kaspersky Anti Virus 2016, solusi keamanan perusahaan untuk pengguna rumahan. “Kami memberikan perhatian khusus pada kebutuhan pengguna serta ancaman yang mereka hadapi. Inilah mengapa tim kami di Kaspersky Lab mengerahkan seluruh kemampuan untuk melindungi hal-hal yang berharga bagi pengguna produk kami – data pribadi dan privasi mereka – dari para penjahat cyber dan oknum iseng lainnya di dunia Internet,” ujar Jimmy Fong, Channel Sales Director of Kaspersky Lab Southeast Asia.

Lebih lanjut Fong menambahkan, “tentu saja tindakan ini akan lebih efektif apabila pengguna mengikuti praktik Internet yang lebih aman: melindungi perangkat dan akun mereka dengan kata sandi yang kuat, hindari mengunduh data dari sumber yang tidak dipercaya, dan melakukan scan secara berkala terhadap ancaman cyber pada komputer mereka.”

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Kaspersky Lab bersama B2B International, tahun lalu, setengah dari pengguna Internet (45%) harus berhadapan dengan malware, dan sebesar 81% responden mengalami dampak negatif di perangkat mereka maupun diri mereka sendiri. Malware tersebut paling banyak ditemukan di pengguna komputer berbasis Windows, yaitu sebesar 83%.

Survei lain yang diadakan Kaspersky Lab dan B2B International juga menunjukkan bahwa ancaman dari malware yang paling ditakuti dan diketahui oleh pengguna Internet adalah pencurian akun online. Peretasan akun online dan malware yang didesain untuk mencuri kata sandi atau informasi rahasia menduduki peringkat satu dan dua sebagai kecemasan terbesar para pengguna Internet (keduanya 68%), diikuti dengan ancaman finansial (63%), dan di urutan keempat adalah phishing surel dan situs. (red)