BMKG Kirim 2 Peneliti ke Antartika

0
3011

Jakarta, KomIT – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) akan memberangkatkan dua penelitinya untuk berlayar menuju Kutub Selatan atau Antarktika. Kedua peneliti itu adalah Wido Hanggoro dan Kadarsah, yang akan menggali informasi tentang pengaruh laut terhadap kondisi iklim dan cuaca Indonesia.

Kepala BMKG Andi Sakya dalam keterangannya mengatakan, kedua peneliti BMKG akan bergabung dengan tim ekspedisi Bureau of Meteorology (BoM)-Australian Antartic Division (AAD), untuk melakukan ekspedisi di Antartika.

Dua peneliti itu, kata Andi, akan berangkat pada 14 Oktober 2015 menuju Hobart, Australia untuk penyesuaian iklim (aklimatisasi) selama sepekan. “Selanjutnya mereka akan menuju Stasiun Meteorologi Davis, Antarktika yang ada di koordinat 68 derajat 35 menit Lintang Selatan, 77 derajat 58 menit Bujur Timur,” terang Andi.

Penelitian di Antarktika sendiri akan dilakukan selama sepekan. Beberapa yang dapat diteliti adalah luasan dan ketebalan es di Antarktika.

Dalam kesempatan itu Hanggoro mengatakan, ekspedisi peneliti ke Antartika dari lembaganya merupakan yang pertama kali dilakukan. “Ini lebih ke penjajagan tahap awal yang nanti orientasinya untuk penelitian meteorologi dan klimatologi dan tentunya ini juga memiliki dampak untuk Indonesia,” kata dia.

Ekspedisi Puncak Jaya

Sementara itu, BMKG juga akan memberangkatkan tim peneliti lain menuju area es abadi Puncak Jaya, Papua. Ekspedisi Puncak Jaya merupakan program bersama BMKG, Ohio University, Columbia University, dan PT Freeport Indonesia.

Empat orang peneliti akan berangkat ke Papua, yaitu Dyah Sari, Ferdika A Harapak, Najib Habibie, dan Donny Kristianto.

Andi Sakya mengatakan, dua ekspedisi itu akan menjadi sumbangan yang berharga secara global dan merupakan batu tapak pemahaman hubungan telekoneksi iklim antara wilayah tropis dengan Antarktika. (Red)