CMI Bentuk Yayasan di Indonesia Senilai 100 juta yuan

0
795

Jakarta, KomIT – Kondisi ekonomi Tingkok sendiri diakui berpengaruh kuat terhadap pembangunan ekonomi Asia dan dunia. Saat ini, Tiongkok dan Indonesia juga telah merumuskan perjanjian perdagangan bilateral, dengan harapan ekonomi Tiongkok dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

China Minsheng International Capital Limited (CMIC) yang merupakan platform penanaman modal asing CMI, akan membentuk Yayasan Pengembangan Tenaga Kerja “One Belt One Road” dengan nilai total 100 juta Yuan akan ditanamkan selama 10 tahun guna meningkatkan kualitas sumber daya (SDM) lokal yang diharapkan dapat mendukung penanaman modal perusahaan-­‐perusahaan Tiongkok di Indonesia, agar inisiatif “One Belt One Road” tercapai secara efektif dalam jangka panjang

Sebagai respon aktif terhadap strategi “One Belt One Road”, China Minsheng Investment (CMI) akan memimpin perusahaan-perusahaan swasta ternama dari industri yang penuh daya saing di Tiongkok untuk memasuki pasar global secara berkelompok, serta membangun Kawasan Industri CMI di Indonesia.

Kawasan Industri CMI di Indonesia merupakan sebuah wadah yang tidak hanya mengintegrasikan perusahaan-perusahaan dan modal yang luar biasa, tetapi juga menyediakan sumber daya manusia (SDM) dan bakat guna mendorong pertumbuhan ekonomi kedua negara. Kawasan Industri CMI di Indonesia akan memfasilitasi hubungan kedua negara, yang mencakup modal, perusahaan, manajemen, pasar, SDM, dan rantai industri. CMI akan memegang sejumlah peran, antara lain sebagai pemberi dukungan modal, penasihat hukum, penyedia SDM, serta penanganan hubungan dengan pemerintah bagi perusahaan Tiongkok untuk mendukung pengembangan mereka di Indonesia.

Yayasan Pengembangan Tenaga Kerja “One Belt One Road” akan memberikan pelatihan bagi dua kategori SDM. Kategori pertama adalah para staf manajemen senior. Melalui kerja sama dengan sejumlah pihak di Indonesia, para staf administrasi bisnis berprestasi akan dipilih setiap tahun dan dikirim ke sekolah tinggi manajemen dan perguruan tinggi terkemuka di Tiongkok, Eropa, dan Amerika Serikat untuk menerima pelatihan dengan dukungan dari CMI. Program ini akan menyalurkan tenaga kerja senior di bidang pemasaran, operasi, penjualan, dan keuangan bagi perusahaan-perusahaan Tiongkok di Kawasan Industri CMI Indonesia. (red/ju)