WD Akuisisi SanDisk, Toshiba Tetap Bermitra

0
558
A SanDisk Corp. compact-flash memory card is arranged for a photograph with a Western Digital Corp. hard drive in Tiskilwa, Illinois, U.S., on Wednesday, Oct. 21, 2015. Western Digital Corp. agreed to buy SanDisk Corp. for about $19 billion, gaining access to a supply of semiconductors that are at the heart of a fast-growing type of computer storage. Photographer: Daniel Acker/Bloomberg via Getty Images

Jakarta, KomIT – Western Digital, perusahaan pembuat storage mengakuisisi SanDisk, perusahaan pembuat flash memory terbesar di dunia. Untuk mengakuisisi SanDisk, WD mengeluarkan uang sebesar USD19 miliar. Seperti yang dilansir dari Engadget, produk buatan WD berupa hard drive dan SSD yang digunakan di dalam berbagai perangkat seperti PC, laptop dan server. Mereka juga menjual HDD eksternal ke konsumen. Sementara SanDisk merupakan perusahaan terbesar ketiga dalam industri pembuatan flash memory di dunia. Selama ini, SanDisk dikenal sebagai pembuat memory card dan flash drive.

Baik WD dan SanDisk memiliki markas besar di California. Keduanya juga telah berumur puluhan tahun. SanDisk adalah rekan lama dari salah satu pesaing WD dalam industri storage, yaitu Toshiba. Meski WD telah mengakuisisi SanDisk, tampaknya SanDisk akan tetap bekerja sama dengan Toshiba.
Toshiba telah menjadi mitra strategis jangka panjang SanDisk selama 15 tahun. Joint Venture (JV) dengan Toshiba akan dilanjutkan, memungkinkan integrasi vertikal melalui kemitraan teknologi yang didorong oleh kolaborasi mendalam pada desain dan kemampuan proses. JV ini menyediakan pasokan NAND stabil pada skala yang lebih luas melalui model bisnis yang telah teruji dan meluas ke teknologi NVM seperti 3D NAND.
Penggabungan merupakan langkah transformasi Western Digital untuk menjadi sebuah perusahaan solusi penyimpanan dengan skala global, produk dan aset teknologi yang luas, dan keahlian yang mendalam dalam memori non-volatile (NVM).

“Akuisisi transformasional ini sejalan dengan strategi jangka-panjang kami untuk menjadi pemimpin yang inovatif di industri penyimpanan dengan menyediakan produk-produk menarik berkualitas tinggi dengan teknologi terdepan,” kata Steve Milligan, chief executive officer, Western Digital.
Steve Milligan akan terus memegang posisi sebagai chief executive officer dari perusahaan gabungan ini, dan perusahaan ini akan tetap bermarkas di Irvine, California. Setelah penutupan, Sanjay Mehrotra diharapkan untuk bergabung dengan Dewan Direksi Western Digital. Menurut Sanjay Mehrotra, president dan chief executive officer, SanDisk. “Yang penting, kombinasi ini juga menciptakan mitra lebih kuat untuk pelanggan kami. Bergabung dengan pasukan Western Digital akan memungkinkan perusahaan gabungan untuk menawarkan portofolio terluas dari solusi penyimpanan inovatif terdepan dalam industri untuk pelanggan di berbagai pasar dan aplikasi.”

Perusahaan gabungan diposisikan untuk menangkap peluang pertumbuhan yang diciptakan oleh industri penyimpanan yang sedang berkembang pesat. ”Saya gembira menyambut tim SanDisk karena kami ingin menciptakan nilai tambahan untuk semua pemangku kepentingan kami, termasuk pelanggan, pemegang saham dan karyawan kami,” kata Milligan.
Western Digital dan lini produk pelengkap SanDisk, termasuk hard disk drive (“HDD”), solid-state drive (“SSD”), solusi penyimpanan datacenter cloud dan solusi penyimpanan flash, akan memberikan dasar untuk rangkaian produk dan teknologi yang lebih luas, mulai dari konsumen hingga datacenter. Kedua perusahaan memiliki riset dan pengembangan/R&D kuat dan kemampuan teknik dan basis teknologi mendasar yang kaya dengan lebih dari 15.000 paten yang digabungkan yang telah dikeluarkan atau tertunda di seluruh dunia. (red)