JIEP Ujicoba E-Gate di Kawasan Industri Pulogadung

0
1958

Jakarta, KomIT – PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) membangun E-gate JIEP atau palang pintu akses otomatis sebagai upaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan aktivitas industri dan bisnis di Kawasan Industri Pulogadung, Cakung, Jakarta Timur yang diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian di DKI Jakarta. Kawasan Industri di tengah kota harus dapat menunjang performansi Jakarta sebagai Ibukota Negara dan tujuan investasi yang modern.

Uji coba pemberlakuan E-gate JIEP sebagai upaya untuk melakukan penertiban kawasan dari pihak-pihak yang tidak berkepentingan. PT Citra Raksa Inti Usaha (Menara Management) yang ditunjuk sebagai pengelola sistem akses di Kawasan Industri Pulogadung telah mendapatkan ijin penyelenggaraan parkir di luar ruang milik jalan dengan memungut biaya parkir dari Unit Pengelola Perparkiran Dinas Perhubungan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta No. 294/2015 tanggal 24 Maret 2015.

Pembangunan e-gate JIEP yang peletakan batu pertamanya telah dilakukan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat pada tanggal 6 Mei 2015 yang lalu, baru dapat dilakukan uji coba pemberlakuannya di akhir tahun 2015, hal ini dikarenakan faktor-faktor teknis dan non teknis di lapangan yang memaksa pembangunan e-gate JIEP baru dapat diselesaikan di awal bulan Desember 2015.

Pembangunan e-gate JIEP yang dimaksudkan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan aktivitas industri di KIP ini terdiri dari 9 pintu akses palang otomatis yang pengoperasiannya menggunakan Manless system dengan smart card dan 3 pintu portal tutup. Smart Card diberikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan seperti investor dan tenant yang resmi terdaftar di JIEP dan jumlahnya ditentukan sesuai dengan konversi lahan parkir yang digunakan oleh para investor dan tenant di KIP

Apabila kebutuhan smart card melebihi dari daya tampung lahan parkir yang tersedia diperusahaan masing-masing maka investor dan tenant dapat menggunakan smart card mamber berbayar sedangkan pihak-pihak yang tidak berkepentingan (pelintas) diberlakukan smart card casual akses berbayar dengan tarif sesuai golongan kendaraan yang berlaku. Dan seluruh kendaraan pengguna resmi dengan smart card di area lahan masuk KIP akan dilindungi oleh Asuransi Masuk Akses Terbatas (Limited Insurance) yang mekanismenya dikerjasamakan dengan pihak ketiga yang merupakan perusahaan asuransi terbaik. (red)