Refleksi 1 Tahun Kemenristekdikti Hasilkan 10 Capaian Inovasi

0
2790

Dalam gelaran Refleksi 1 Tahun Kemenristekdikti telah melakukan serangkaian upaya untuk mengembangkan inovasi teknologi bersinergi dengan industri. Menteri Ristekdikti Mohamad Nasir, mengklaim selama 1 tahun memimpin Kementerian Ristek Dikti, pihaknya telah menghasilkan beberapa hasil riset negeri ini pelan-pelan telah menjadi inovasi nyata. Jika sebelumnya hasil riset hanya sebatas protipe, tapi sekarang sejak saat ada Dirjen inovasi bisa dihasilkan10 capaian inovasi.

“Salah satunya, kami sudah bekerja sama dengan berbagai industri melalui Apindo, Asosiasi Pengusaha Indonesia. Ini merupakan kolaborasi antara Universitas bekerja sama dengan Apindo,” katanya saat menyampaikan ‘Refleksi 1 Tahun Kemenristekdikti’, di Jakarta, Senin (28/12). Tak hanya itu, Kemenristekdikti juga telah memiliki Rencana Induk Riset Nasional yang akan memandu peneliti dan dosen dalam melakukan beragam riset dan pengembangan.

Rencana itu juga diharapkan bisa menghasilkan inovasi yang bermutu dan laik industri, terutama dalam 11 bidang riset prioritas yaitu pertanian dan Pangan, energi, serta energi baru dan terbarukan. Selain itu, obat dan kesehatan, informasi dan komunikasi, transportasi, keamanan dan pertahanan, nanoteknologi, maritim, kebencanaan, kebijakan, dan sosial humoniora.

Capaian lainnya, yaitu presentase lulusan pendidikan tinggi yang langsung terserap di dunia kerja yang tahun ini sebanyak 60% dari target yang ditetapkan sebanyak 50%. “Dengan banyaknya lulusan yang terserap dari perguruan tinggi, menandakan banyaknya lulusan yang berkualitas,” tegasnya.

Namun begitu, ia mengingatkan berdasarkan data dari world bank, Indonesia termasuk negara dengan tingkat pengangguran yang tinggi. Karenanya, untuk terus meningkatkan jumlah penyerapan tenaga kerja, lulusan pendidikan tinggi harus terus didorong untuk meningkatkan kompetensinya agar mampu bersaing dengan tenaga kerja dari luar maupun dalam negeri. (red/ju)