Supermicro Menjadi Perusahaan USD 2 Milyar

0
974

Jakarta, komit – Tahun 2016 sudah dimulai, dunia tidak pernah berhenti berubah. Industri teknologi juga pasti selalu berubah. Namun, kenyataannya ketika memilih perusahaan yang menjadi ancaman nyata dalam lanskap TI, Supermicro yang hadir meski ia hanya sebagian kecil dari ukuran perusahaan lain seperti Microsoft, Oracle, Amazon, Dell, HPE, Cisco, IBM dan Lenovo.

Perusahaan teknologi besar biasanya identik dengan naik-turun harga sahamnya di bursa, jumlah unit bisnis yang banyak, penelitian yang hasilnya “aneh” untuk dapat dikomersialkan, atau menjadi “megamall” dengan menyediakan segala sesuatu untuk semua orang.

Strategi yang dilakukan oleh oleh Supermicro berbeda. Ia tidak menjual produknya secara massal kepada pelanggan akhir. Ia menempatkan posisinya lebih sebagai enabler – menyediakan perangkat seperti server atau storage yang memiliki kinerja dan efisiensi yang tinggi serta hemat energi dan ramah lingkungan – yang dibutuhkan oleh pelanggannya, termasuk para startup. “Memposisikan diri sebagai enabler” – inilah yang membuat Supermicro menjadi ancaman.

Saat ini dan terjadi lagi, banyak berita tentang bagaimana beberapa perusahaan membeli banyak peralatan Supermicro. Itu secara teratur dan semuanya, dan hal itu sekarang sudah menjadi berita biasa. “Supermicro membuat komputer, switch dan storage yang baik. Jika dengan setiap vendor lain Anda perlu menemukan penawaran yang paling mendekati kecocokan dengan kebutuhan Anda. Sementara dengan Supermicro, Anda akan mendapat sesuatu yang tepat sesuai kebutuhan Anda. Jika tidak, maka Supermicro akan membuatnya,” kata Trevor Pott, seorang konsultan IT sebagaimana dimuat di The Register.

Selain itu, Supermicro juga memiliki dukungan support enterprise global, adanya kemitraan dengan sejumlah penyedia managed service untuk menangani masalah instalasi dan dukungan Tier 1. Supermicro adalah senjata rahasia para startup Silicon Valley. Nutanix, penyedia infrastruktur komputasi enterprise next-generation, telah menggunakan server Supermicro. Lebih dari setengah industri storage dan hampir setiap pemohon backup semuanya menggunakan peralatan Supermicro.

Hasilnya, Supermicro telah menjadi perusahaan dua milyar dolar Amerika per tahun dan tidak terlihat melambat. Supermicro melakukan itu dengan cara menyediakan perangkat keras dan dukungan global untuk para startup, dengan tidak lebih dari segelintir orang dan beberapa perangkat lunak, sehingga dapat masuk ke gelanggang kompetisi untuk membuat hidup yang sulit bagi para pemain mapan. Hal itu yang membuatnya penting: hari ini, besok dan di masa mendatang.(red)