HDS Prediksi Bisnis & Teknologi untuk Asia Pasifik 2016

0
2653

Jakarta, KomIT- CTO Global Hitachi Data Systems (HDS) mengamati bahwa bisnis di Asia Pasifik sudah bergerak menuju tranformasi digital. Saat ini, seluruh departemen bisnis berlomba untuk investasi teknologi untuk merangkul perubahan melalui ranah digital

HDS merilis Prediksi Bisnis dan Teknologi untuk Asia Pasifik tahun 2016. Menurut Hu Yoshida, Global Chief Technology Officer Hitachi Data Systems Asia Pasifik, perusahaan-perusahaan akan mengalami transformasi digital utama di tahun depan karena mereka berusaha untuk meningkatkan serangkaian fungsi teknologi dan non teknologi.

“Transformasi Digital menjadi isu organisasi dengan seketika. CIO bukan hanya posisi yang memperjuangkan perubahan digital, namun seluruh pemimpin divisi dari seluruh fungsi bisnis juga turut memperjuangkan perubahan ke ranah digital,” jelas Hu Yoshida.

Misalnya, CMO merasa bahwa pemasaran tradisional sudah tidak terlalu efektif lagi, dan CFO merasa bahwa model transaksi konsumen dan pemasok juga telah bergeser. “Di dalam bisnis, saat ini sudah tercipta pemahaman universal bahwa semua fungsi perlu melihat cara tranformasi praktek bisnis mereka melalui digitalisasi,” tambah Hu Yoshida.

Hu Yoshida sendiri merupakan veteran di dunia IT enterprise. Ia yang menetapkan arah teknis bagi Hitachi Data Systems dan memimpin upaya perusahaan untuk menyelaraskan strategi TI dengan kebutuhan bisnis. Sebagai salah satu pakar, Hu Yoshida sudah menulis sejumlah makalah di bidang storage area network (SAN), Fibre Channel, multi-protocol SAN dan teknologi virtualisasi storage.

Dia juga menjadi anggota dewan penasihat di sejumlah perusahaan dan saat ini menjadi ketua dari Scientific Advisory Board untuk Data Storage Institute pemerintah Singapura. Sebagai panduan, Hu Yoshida di Jakarta, Selasa (23/2), mengumumkan lima trend utama yang akan membentuk lanskap IT dan bisnis di Asia Pasifik pada tahun 2016, yaitu transformasi digital, kota pintar, cross modal IT, multicloud, dan terbatasnya keterampilan.

1. Perusahaan tradisional akan berubah menjadi digital native

Para CIO percaya bahwa aliran pendapatan perusahaan akan lebih banyak yang bersumber dari jalur digital. Menurut laporan Gartner CIO Agenda Insights, tahun lalu hanya ada 16% CIO yang berharap untuk mendapatkan aliran pendapatan bisnis melalui jalur digital , namun tahun ini angka ini meningkat lebih dari dua kali lipat, menjadi 37%.

2. Perusahaan pintar akan akan membangun kota pintar (smart city)

Kota pintar telah menjadi topik hangat beberapa waktu terakhir ini di Asia Pasifik, dimana banyak negara di Asia Pasifik juga menggulirkan inisiatif mereka untuk menjawab tantangan keamanan publik hingga isu transportasi. Hanya sedikit pemerintah yang memiliki pengalaman dan anggaran yang memadai untuk membangun dan menjalankan inisiatif kota pintar secara berdikari.

3. Penyatuan model operasional IT akan menghilangkan silo dalam bisnis

Perusahaan yang akan menyadari manfaat signifikan dari keterpaduan model akan menjadi perusahaan yang menggunakan metodologi tangkas di dalam angkatan kerja mereka dan menawarkan application programming interfaces (API) yang mudah dibangun untuk layanan bisnisnya. Bisnis yang juga berhasil membangun data lake lintas seluruh aset digital dan mengstandarisasi infrastrukturnya.

4. Multicloud dapat memberi peluang bisnis trans-regional

Menurut Hu Yoshida, Trans-Pacific Partnership (TPP) berupaya untuk menghadirkan manfaat signifikan di bidang perdagangan ekonomi di wilayah Asia Pasifik. Untuk merealisasikan potensi utuh kesepakatan kemitraan ini, maka investasi di bidang infrastruktur teknologi yang dapat menghubungkan perekonomian.

5. Terbatasnya keterampilan akan memicu perburuan bakat

Upaya untuk menjawab terbatasnya tenaga IT bukan hanya sekedar menghasilkan lebih banyak lulusan IT. Perusahaan perlu dapat menciptakan daya tarik bagi tenaga muda berbakat sekaligus mencari cara untuk meningkatkan produktivitas mereka sebagai karyawan tetapnya, sehingga perusahaan akan mampu menjembatani keterbatasan tenaga IT dalam jangka panjang.