Aiskindo : Sistem Keamanan Makin dibutuhkan

0
341

Bandung, KomIT – Sistem keamanan semakin dibutuhkan seiring dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan. Hal tersebut dapat dilihat dari permintaan pusat-pusat keramainan seperti mal, rumah makan, pabrik, bandara, pelabuhan, bahkan hingga kostan. Kondisi tersebut harus diantisipasi dengan menghadirkan kualitas layanan dari pelaku industrinya. Di antaranya melalui standarisasi dan sertifikasi mengingat penginstalan perangkatnya harus memenuhi ketentuan keamanan.

“Apalagi, sistem keamanan ini kan seperti asuransi, berfungsi sempurna ketika dibutuhkan. Karenanya, kondisi tersebut membutuhkan tenaga andal, baik kualitas maupun secara skills. Pengamanan kan harus dirancang secara konsep, kuat sistem desainnya, ini yang kita ingin tingkatkan kemampuannya,” kata Dewan Penasehat Asosiasi Industri Sistem Keamanan Indonesia (Aiskindo), Darwin Lestari Tan disela acara Ramah Tamah dengan komunitas indutsri keamanan di Bandung, Sabtu (18/2). Setelah acara pertemuan dengan seluruh anggota AISKINDO berlangsung, akan terbentuk DPC Kota Bandung.

Sementara itu, Menurut Ketua Umum Aiskindo, Stefanus Ronald Juanto, tren perkembangan industri sistem keamanan terus menunjukan peningkatan yang cukup signifikan. Tren tersebut di antaranya tak terlepas dari program pengembangan proyek infrastruktur di samping sektor swasta yang lebih banyak mengaksesnya. “Peningkatan itu bisa dilihat dari kota-kota yang mulai banyak menempatkan CCTV di banyak titik wilayahnya sebagai bagian menghadirkan keamanan kota,” tandasnya.

Lebih lanjut dikatakan Ronald, industri sistem keamanan selama lima tahun terakhir ini berkembang cukup pesat dan harus bisa diimbangi dengan kualitas dan layanan serta wadah yang benar. Kalau tidak, sesuatu yang cepat tak diimbangi regulasi bahaya. Untuk mewadahi industri sistem keamanan tersebut, pihaknya mendirikan sebuah asoasiasi. Perkembangan bisnis security tersebut, berkembang pesat berawal dari terjadinya peristiwa bom bali.

“Sistem keamanan dulu orang nilai perlu ga perlu. Tapi, setelah bom Bali sekarang security awarnesnya sudah ada. Setelah ada internet sistem keamanan ini lebih berkembang lagi. Karena, dulu sistem hanya bisa dilihat di rumah atau kantor. Sekarang, sudah ada mobile phone yang bisa mengakses sistem keamanan dimanapun berada,” tambahnya. Bahkan ke depan bisnis sistem keamanan ini di Indonesia, akan semakin besar dan terus berkembang lagi. Hal ini, seiring dengan banyaknya infrastruktur pemerintah yang dibangun. Yakni, dari mulai air port, bandara, sampai smart city. Saat ini, anggota AISKINDO ada 300 orang. (red/bar)