Telkomsigma Targetkan Pendapatan Rp 4 T di 2017

0
527

Jakarta, KomIT- Telkomsigma membukukan omset yang positif di tahun 2016 lalu dengan angka Rp 3,4 triliun. Tahun 2017 ini, Telkomsigma menargetkan pendapatan sebesar Rp 4 triliun dengan mengoptimalisasi pendapatan pada layanan sistem integrasi, data center, dan managed service.

CEO Telkomsigma, Judi Ardi Achmadi mengatakan, untuk layanan integrasi, Judi mengakui, sektor tersebut telah memberikan 50 persen dari pendapatan perseroan. Padahal, tahun lalu, kondisi perekonomian sedang tidak menentu. Untuk itu, bukan tak mungkin jika layanan integrasi akan menyumbang koefisien angka yang lebih besar lagi pada tahun 2017 ini. Sementara itu, layanan data center menyumbang 30 persen pendapatan perseroan dan manage service menyumbangkan 20 persen sisanya.

Dilanjtkan, berbagai inisiatif strategis yang dilakukan Telkomsigma dalam mendukung Telkom sebagai raja digital, mulai dari mengakuisisi Pointer sebagai channel untuk menjual Indonesia ke mancanegara. Selain itu, Telkomsigma juga meluncurkan Indonesia Toursim Exchange (ITX) yang merupakan platform digital marketplace Toursim yang mempertemukan penyedia produk wisata (supplier) dan pemasar (distributor). Sehingga masing-masing pihak mengelola inventori secara real time, berinteraksi, dan memasarkan produk secara online.

Di tahun ini, Telkomsigma akan terus bersinegi dengan program yang dilakukan dengan pemerintah, khsusunya untuk pembangunan infrastruktur di sektor transportasi. Pada sektor transportasi, Judi menambahkan pihaknya akan melakukan investasi sebesar-besarnya demi mendukung infrastruktur IT dan aplikasi yang dirancang untuk transportasi.

Lebih lanjut Judi mengungkapkan, tahun ini akan menjadi tahun yang cukup menantang. Namun ia yakin Telkomsigma akan terus mempertahankan posisi sebagai market leader di bidangnya. Dalam upaya menghadapi tantangan tersebut pada tahun ini, dilakukan berbagai transformasi dan strategi, yaitu salah satunya dengan meningkatkan kerjasama Telkom Group melalui go to market Telkomsigma bersama Telkomsel.

Telkomsigma yakin bahwa dengan pemikiran strategis, yaitu pemikiran mega (komparatif), makro (kompetitif), dan mikra (kooperatif), tantangan-tantangan di tahun 2017 dapat dihadapi dengan terus membawa perusahaan ke arah bigger, broader, dan better. (red/ju)