1st Annyversary Koperasi Digital Indonesia Mandiri (Digicoop)

0
52

Jakarta, KomIT – Pada akhir Januari 2017, Koperasi Digital Indonesia Mandiri (KDIM) telah memulai proses produksi ponsel pintar Digicoop di PT VS ‪Technology Indonesia, di Cikarang, Jawa Barat. Ponsel tersebut merupakan tanda keanggotaan KDIM yang diinisiasi oleh Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).‬

‪Ketua KDIM Henri Kasyfi menyampaikan, hingga saat ini sudah ada sekitar 2.600 orang yang mendaftar sebagai anggota KDIM. Namun dari jumlah tersebut, baru sekitar 600 anggota yang telah menerima ponsel Digicoop. Pasalanya saat ini KDIM masih mencari formula yang tepat untuk Digicoop, supaya ponsel tersebut benar-benar sesuai dengan kebutuhan para anggotanya. “Ini kan baru tahap awal, jadi kami harus berhati-hati. Pertama-tama kami hanya rilis 500 sampai 1.000 unit dulu untuk mendapatkan masukan dari para anggota, kira-kira di mana kurangnya dan apa saja yang perlu kita tambahkan,” papar Henri Kasyfi di perayaan satu tahun KDIM, di Jakarta, Sabtu (20/5).

Masukan dari para anggota tersebut nantinya akan digunakan untuk mengembangkan Digicoop menjadi lebih baik. Targetnya mulai 1 Juli 2017, Digicoop yang telah disempurnakan sudah bisa didistribusikan ke seluruh anggota KDIM. “Mulai 1 Juli, kami juga akan membuka tempat pendaftaran di sejumlah pusat perbelanjaan, mengajak lebih banyak masyarakat untuk menjadi anggota KDIM,” paparnya.

Henry menambahkan, keanggotaan KDIM terbuka bagi seluruh masyarakat, di mana besaran Simpanan Pokok Anggota sebesar Rp 100.000 yang dilakukan sekali, sedangkan simpanan wajib per tahun sebesar Rp 1.200.000. Lewat simpanan tersebut, anggota koperasi secara otomatis akan mendapatkan ponsel Digicoop tanpa perlu membelinya. “Digicoop juga akan ditopang dengan keberadaan aplikasi lokal sebagai aplikasi bawaan. Aplikasi yang terpasang tersebut nantinya dapat menghasilkan nilai bisnis bagi koperasi dan anggotanya,” ujar Henry.

Ketua Umum MASTEL Kristiono dalam sambutannya menyampaikan bahwa Digicoop merupakan hasil kolaborasi dengan para stakeholder industri yang saling mengisi sesuai dengan perannya masing-masing. “Dengan model struktur korporasi seperti ini, kita akan buktikan bahwa kedaulatan bangsa akan dapat ditegakkan dnegan prinsip gotong royong. Keanggoataan Koperasi bersifat perseorangan, sehingga siapapun bisa bergabung,” imbuhnya.

Keangotaan KDIM terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia, untuk Simpanan Pokok Anggota jumlahnya sebesar Rp 100.000,- hanya dibayarkan sekali, sementara simpanan wajib per tahun sebesar Rp 1.200.000,-. Untuk pendaftaran hanya dapat dilakukan secara online melalui website ini, di menu pendaftaran. Sementara untuk spesifikasinya ponsel pintal Digicoop ini memiliki ukuran layar 4,7 inch. Serta telah tertanam prosesor quad core 1,5 GHz dan dilengkapi RAM dengan kapasitas 1 GB. Tersedia 8 GB untuk tempat penyimpanan internal. Kelengkapan lainnya seperti kamera depan 2 MP dan belakang 5 MP. Kapasitas baterai sebesar 1.800 mAh dan memiliki dukungan Dual SIM yang telah mendukung koneksi 4G. (red)