Tresnakusuma Brata: Srikandi Internet dari APJII

0
265

Jakarta, KomIT – Tak dipungkiri, dunia teknologi informasi (TI) atau internet berkembang sangat pesat, dimana Sisi teknologi, perangkat, regulasi bahkan dunia hitam bersaingseperti adu lari cepat. Sayangnya di sektor yang sangat dinamis ini, kalangan perempuan masih sedikit kiprahnya.

Kaum laki-laki tampak dominan dengan mendominasi banyak posisi strategisdi industri ini. Padahal potensi kaum hawa ini tak kalah jika bicara soal kesabaran, persistensi ketangguhan dan etika. Motivasi inilah yang mendorong Tresnakusuma Brata (44) mantap beraktivitas di Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).

APJII, asosiasi yang paling strategis di sektor Internet mitra Kementrian Komunikasi dan Informatika, yang menghimpun sekitar 389 perusahaan jasa internet atau internet service provider (ISP) di Tanah Air dan sekitar 1,000 stakeholder dan mitra APJII. Apalagi sejak 2015, APJII sangat terbuka menerima perusahaan internet lain, non-ISP, baik UKM bukan saja di Jakarta, namun nasional dan yang inginmenjadi anggota APJII. Visi terbuka ini mendorong APJII semakin strategis dan besar dalam ekosistem dunia internet di Indonesia.

Menurut Tresna, peran APJII yang semakin terbuka dan besar ini tentu menuntut pengurus yang kreatif, dinamis, concern dan bertanggung jawab kepada kemajuan industri ISP. Di pengurus pusat APJII periode 2015-2018, Tresna menjabat sebagai Ketua Bidang Media Manajemen, dan editor dari Buletin APJII. Ini kali pertamanya dipercaya sebagai pengurus pusat APJII.

“Saya mau aktif di APJII karena masih kurangnya kiprah perempuan di bidang internet,” ujar perempuan yang menjadikan pahlawan nasional RA Kartini sebagai inspirasinya. Tresna juga memimpin acara pemilihan Miss Internet untuk wilayah DKI yang difasilitasi oleh APJII. Ini menjadi salah satu alasan Majalah Komite.id memilih sosok Tresna dicover majalah Komite.id edisi khusus kiprah Kartini Indonesia, dan Komite.id adalah mitra serta media partner APJII.

Meski baru kali pertama menjadi pengurus APJII, kiprah sarjana hukum jebolan Universitas Trisakti Jakarta di dunia internet cukup lama. Lantaran karir profesionalnya di bangun di perusahaan internet. “Kemudian saya dipercaya sebagai pengurus APJII mewakili perusahaan lain, tepatnya PT Sumatera Global Mediatek/Sumateranet,” tandasnya.

Kini, Tresna yang saat ini menjadi Direktur Marketing dan Sales PT Pemuda Berkarya Manunggal (inetku) ini bisa berbangga dengan semakin banyaknya kiprah perempuan di dunia internet Indonesia. Ini mengutip hasil riset Jobplanet.com awal 2017 terhadap 7.500 responden karyawan di sektor TI. Sebanyak 79 persen responden bekerja pada level staf dan 21 persen bekerja pada level manajer.

Hasilnya, kaum hawa mendominasi responden riset Jobplanet. Dari 7.500 responden, sebanyak 64 persen adalah perempuan. Sisanya, pria. Artinya perempuan yang bekerja di sektor TI semakin besar. Dengan kata lain, banyak perusahaan memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada karyawan perempuan untuk mengisi posisi-posisi penting di ranah TI.

“Jika menilik lebih detail, responden perempuan mendominasi beberapa bidang profesi TI. Seperti graphic design, digital content, project management, data analysis, dan IT quality assurance,” pungkas Tresna gembira. *(Red)