Pameran Communic & Broadcast Indonesia Resmi Dibuka Rudiantara

0
132

Jakarta, KomIT- Pameran Communic Indonesia & Broadcast Indonesia dibuka Menteri Kominfo Rudiantara, Rabu (25/10). Pameran  yang  akan diselenggarakan selama tiga hari kedepan  tersebut  di harapkan  bisa memberikan solusi yang dibutuhkan untuk mendorong transformasi digital baik dari pemerintah Indonesia serta sektor usaha.

204 perusahaan dari 38 negara/wilayah akan hadir berdampingan dengan acara Indonesia Digital Economy Summit akan menonjolkan teknologi terkini yang punya andil bagi pertumbuhan industri Indonesia. Teknologi yang akan di tampilkan antara lain adalah teknologi komputasi awan, komunikasi satelit, kecerdasan buatan dan realitas maya, termasuk juga teknologi analisis data set besar, IoT, 5G dan juga teknologi penyiaran di masa mendatang.

“Terdapat potensi yang sangat besar dan pertumbuhan bagi peralatan serta layanan digital di Indonesia yang dapat membantu industri nasional lebih berdaya saing di kancah global. Seiring dengan langkah pemerintah Indonesia yang memproyeksikan Indonesia menjadi negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2020, pameran ini diharapkan bisa menjadi satu platform bagi industri tanah air untuk mempelajari best practices, mendapatkan wawasan baru serta menemukan teknologi terkini dari para pakar internasional,” ujar Ben Wong, Presiden Direktur Pamerindo Indonesia selaku penyelenggara pameran Communic Indonesia 2017 serta Broadcast Indonesia 2017.

“Dengan bangga kami juga mengumumkan lahirnya NXT Indonesia di tahun 2018. Pameran ini akan mendatangakan beragam inovasi baru dengan menghadirkan teknologi yang bersifat disruptif untuk bisa menciptakan Indonesia yang  lebih cerdas serta terhubung.” lanjut Ben.

 Communic Indonesia

Menanggapi geliat investasi di infrastruktir, perangkat lunak serta layanan di sektor teknologi informasi dan komunikasi, pameran Communic Indonesia akan memberikan akses ke pemasok terkemuka untuk bidang TIK ini.  Acara pameran ini akan menghadirkan beberapa paviliun negara/wilayah dari Busan, Tiongkok, Indonesia, Singapura dan Taiwan.

TAITRA (Taiwan External Trade Development Council), menggandeng  tujuh perusahaan asal Taiwan untuk menampilkan infrastruktur industri jaringan seperti structure cabling, fibre optics serta power bank di ajang pameran Communic Indonesia.

“Indonesia memiliki potensi pasar di bidang ICT yang sangat besar, dan kami percaya bahwa Communic Indonesia adalah sebuah platform penting dan efektif bagi kami untuk bisa bertemu dengan pembeli lokal dan mitra bisnis.  Sebagai salah satu negara yang terdepan dalam bidang ICT, kami berharap bisa penetrasi ke pasar yang sedang berkembang pesat ini,” ujar Pei Chun Liao, Project Manager, TAITRA.

Seiring dengan pesatnya permintaan atas video serta mobile data, kebutuhan atas layanan satelit yang berkualitas di Indonesia tidak bisa di pungkiri lagi. Dalam langkah memperluaskan armada satelit serta satelit berkualitas tinggi untuk industri persiaran dan telekomunikasi, AsiaSat akan menampilkan teknologi satelit mereka yang terbaru dan paling kuat – AsiaSat 9.

“Dengan sangat sengang hati kami bisa memperkenalkan kepada publik dan konsumen di Indonesia kapasitas Ku & C-Band terbaik yang kami rancang untuk dapat melayani kebutuhan pasar Indonesia dengan kekuatan downlink sangat besar dengan mencapai masing-masing 5dBW dan 41 dBW untuk seluruh layanan layanan telekomunikasi dari DTH, penyiaran televisi, sampai VSAT Broadband dan layanan mobilitas,” ucap Barrie Woolston, Chief Commercial Officer, AsiaSat.

“Kami melihat potensi yang sangat besar di pasar TIK Indonesia. Dengan melihat kondisi geografis negara ini, peran satelit adalah sangat penting dalam hal penyiaran, layanan telekomunikasi dan jaringan dan juga termasuk untuk operasi penanggulangan bencana. Dengan menggunakan kapasitas satelit serta beragam solusi innovatif dan pengalaman kami yang luas di kawasan Asia, kami berharap tentunya bisa memberikan kontribusi kepada perkembangan sosial ekonomi di Indonesia.” lanjut Barrie.

 Broadcast Indonesia

Broadcast Indonesia, pameran terbesar untuk bidang multimedia digital dan hiburan akan menghadirkan beragam solusi terkini bagi para broadcaster untuk bisa memberikan program dan/atau tayang yang lebih menarik dan sesuai dengan pola konsumen yang dinamis.

“Kita hidup di zaman dimana internet adalah sebuah kebutuhan. Untuk konsumen, ini berarti pilihan konten yang sangat beragam, sedangkan sektor bisnis harus terus bersaing di pasar yang sangat kompetitif. Akamai berupaya untuk selalu berinovasi agar bisa memberikan pengalaman digital terbaik bagi konsumennya – kapanpun, dimanapun dan di gawai apapun,” ujar Adam Riley, Regional Sales Director, South Asia & ANZ, Akamai Technologies. “Di pameran Broadcast Indonesia ini, kami  akan mendemonstrasikan bagaimana produk kami bisa menyediakan video OTT dengan kualitas HD dan 4K, baik itu secara langsung atau on-demand, kepada penonton yang rata-rata menonton 15 jam per minggu di negara dengan tingkat populasi internet yang mencapai 40%”

 Indonesia Digital Economy Summit

Acara Indonesia Digital Economy Summit yang di adakan oleh Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL) akan dibuka oleh Bapak Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika pada 25 Oktober 2017 , di lanjutkan dengan pidato visioner dari Ir. Kristiono, Chairman, MASTEL.

Acara yang akan di selenggarakan selama 2 hari ini akan dihadiri oleh 48 pelaku industri terkemuka di bidang TIK dan akan membahas beragam topik antara lain  teknologi komputasi awan, komunikasi satelit, kecerdasan buatan dan realitas maya, e-commerce, OTT dan UHD. Bahasan ini tentunya diharapkan bisa di manfaatkan oleh pelaku industri nasional untuk membangun ekonomi digital Indonesia. (red)