Shopee Catat nilai GMV Sebesar USD 5 miliar lebih

0
35

Jakarta, KomITe- Berbanding terbalik dengan kebanyakan toko retail yang berguguran sehingga harus menutup usahanya, sebagai platform e-commerce, Shopee terus mengalami pertumbuhan di tujuh pasar. Hanya dalam waktu kurang dari dua tahun, Shopee mencatat nilai annualized Gross Merchandise Value (GMV) lebih dari 5 miliar dolar AS ( dan sekitar 80 juta unduhan di seluruh wilayah Indonesia.

Di Indonesia, Shopee memiliki 100 juta listings aktif serta lebih dari satu juta penjual dan brand. “Shopee telah diunduh lebih dari 25 juta kali, meningkat 350 persen dibandingkan tahun lalu. Hingga Oktober 2017, lebih dari 50 juta produk terjual, mulai dari elektronik hingga kosmetik,” kata Monica Vionna Elysia, Marketing Manager Shopee Indonesia, di Jakarta, kemarin.

Pertumbuhan bisnis Shopee di 13 kota di Indonesia didukung strategi gratis ongkos kirim (ongkir) dan garansi harga termurah. Dua strategi ini terbukti ampuh menarik minat para pelaku pasar.  “Kalau ada yang lebih murah, kami akan kembalikan sampai dua kali lipat. Untuk bebas ongkir, kami bekerja sama dengan JNE,” tutur Andhika Jahja, Head of Marketing Shopee Indonesia.

Untuk lebih memudahkan transaksi, Shopee bekerja sama dengan 10 bank besar di negeri ini. Mereka menyasar generasi milenial, tidak hanya pembeli, tetapi juga penjual.
“Dengan terus tumbuhnya perusahaan, jumlah karyawan juga terus bertambah. Sekarang kami punya sekitar seribu karyawan, 90 persennya berusia di bawah 25 tahun,” ujar Rezki Yanuar, Brand Manager Shopee Indonesia.

Bulan Desember ini Shopee merayakan ulang tahun yang kedua dengan menawarkan diskon hingga 90 persen dan menggelar promo bertajuk “Promo Besar-besaran, Dapatkan Rumah Idaman”. Promo digelar sampai 14 Desember 2017. Setiap pengguna memiliki kesempatan untuk memenangi hadiah utama berupa satu unit rumah seharga Rp 1,5 miliar.