Lintasarta & UGM Bangun Co-Working Space Tingkatkan Pertumbuhan Start-ups Lokal

0
233

Yogyakarta, Itech- Lintasarta sebagai ICT Total Solution Company senantiasa berkomitmen untuk mendukung pengembangan kreativitas dan inovasi berbasis teknologi digital melakukan kerjasama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM). Komitmen kerjasama ini diwujudkan dalam pengembangan co-working space di kawasan kampus UGM, yaitu Innovative Academy Hub untuk mengakselerasi kiprah startup-startup karya mahasiswa, dosen, alumni serta masyarakat luas melalui Appcelerate Program.

Khusus untuk startup-startup karya mahasiswa adalah hasil bentukan program Innovative Academy, program inkubasi semi terstruktur UGM sejak tahun 2014. Program ini telah berhasil menumbuhkan start-ups digital dengan mendorong para mahasiswa berani berkreasi dan memulai langkah maju sebagai wirausahawan. Dengan dukungan Lintasarta dan UGM bekerjasama dalam menghasilkan startup digital potensial , Innovative Academy Hub ini diharapkan dapat menumbuhkan kegiatan ekonomi produktif. Kegiatan ini adalah wujud nyata dukungan industryacademia terhadap kebijakan pemerintah dalam penguatan inovasi. Co-working
space ini dilengkapi dengan infrastruktur terbaik dan terpadu seperti high-speed internet, cloud untuk para start-ups, serta melibatkan para ahli dan praktisi yang akan berperan sebagai mentor untuk mendampingi start-ups dalam membangun bisnis berbasis solusi digital.

Dalam waktu dekat, Lintasarta dan UGM akan melaksanakan Innovative Academy Appcelerate Program, yaitu ajang penjaringan tim start-ups yang memiliki solusi permasalahan dalam bentuk inovasi produk atau aplikasi digital, yang berpotensi untuk dimanfaatkan oleh masyarakat, dan dapat diterapkan untuk berbagai sektor industri: smart city, banking, financial, oil and gas, plantation, manufacturing, ehealth, logistics, transportation, maritime, dan tourism.

Innovative Academy Appcelerate Program akan dilaksanakan pada pertengahan Tahun 2018, dilanjutkan dengan serangkaian kegiatan yang meliputi kick-off program, one-on-one mentoring, bisnis gathering, pitching, dan angle and venture meeting. Puncaknya adalah evaluasi dan pemilihan startup terbaik yang akan dilakukan pada bulan November 2018. Pelaksanaan kegiatan ini akan dikelola oleh PT Gama Inovasi Berdikari, inkubator bisnis yang dibentuk UGM dan diberi mandat untuk mengelola start-ups bisnis digital.

Melihat pesatnya perkembangan teknologi digital di Indonesia dan beragamnya produk riset dan inovasi yang dimiliki oleh UGM sebagai hasil implementasi Tridharma Perguruan Tinggi berupa solusi digital yang berpotensi untuk dihilirkan melalui kemitraan dengan industri, maka menjadi kewajiban bagi semua pemangku kepentingan dalam negeri untuk memberi dukungan agar Indonesia dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri, terutama dengan mendorong agar para start-ups mengembangkan berbagai macam kreasi, inovasi teknologi dan aplikasi yang dapat diterapkan di berbagai industri dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Presiden Direktur Lintasarta, Arya Damar, mengatakan, “Innovative Academy Appcelerate adalah salah satu model social investment bekerja sama dengan UGM dalam pengembangan SDM dan menyediakan sarana aktualisasi bagi para inventor di Yogyakarta menjadi technopreneur.” “Kerja sama dengan UGM juga bertujuan mendukung program pemerintah, khususnya Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang sedang gencar mendorong agar lembaga pendidikan mampu menghasilkan wirausahawan yang mampu memanfaatkan ekonomi digital dalam mengembangkan usahanya,” tambah Arya Damar.

Arya Damar juga berharap program social investment Lintasarta ini dalam jangka panjang akan membantu terciptanya ekonomi digital atau e-commerce yang akan membuka lapangan kerja seiring dengan aktivitas ekonomi digital yang berbasis internet yang diharapkan terus meningkat setiap tahun.

Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., mengatakan “Sinergi UGM-Lintasarta diharapkan dapat menumbuhkan semangat socioentrepreneurial dan mendorong mahasiswa untuk menghasilkan berbagai solusi digital atas permasalahan yang terjadi di masyarakat. Innovative Academy Hub yang dibangun dengan dukungan Lintasarta sangat strategis keberadaannya untuk menjadi sebuah co-working space di lingkungan kampus yang memiliki iklim kondusif bagi berkembangnya inovasi digital yang memiliki potensi untuk dihilirkan dengan menggandeng industri.”

“UGM sangat berbangga bahwa Innovative Academy Hub yang dibangun dengan mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal yakni sesrawungan (networking), rembugan (musyawarah untuk kepentingan bersama), dan inspirasi (ide-ide kreatif dan inovatif). Harapan kami i co-working space bagi start-ups tahap akselerasi ini, akan semakin memperkuat ekosistem inovasi dan hilirisasi di lingkungan kampus. Kami meyakini adanya co-working space ini dapat memperluas peran Innovative Academy untuk menjadi sebuah hub yang dapat memfasilitasi hasil-hasil inovasi dan kreativitas mahasiswa untuk dikembangkan menjadi sebuah solusi atas berbagai permasalahan bangsa ini. Gagasan bisnis yang dihasilkan mampu berdampak pada kesejahteraan masyarakat Indonesia, dan menjadi sebuah inovasi teknologi yang dapat meningkatkan daya saing bangsa,” imbuh Dr. Paripurna, S.H., M.Hum., LL.M. selaku Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Alumni UGM.