Rico Usthavia Frans, Chairman baru iCIO Community

0
69

Jakarta, Komite.id– iCIO Communityhari mengumumkan terpilihnya Rico Usthavia Frans sebagai Chairman baru periode 2018 – 2020. Dalam kapasitasnya tersebut, Rico akan didukung oleh jajaran Pengurus Baru yang juga baru terpilih dalam Rapat Umum Anggota, dan melanjutkan kepemimpinan dan kepengurusan periode 2016 – 2018 yang dipercayakan kepada Agus Wicaksono dan jajaran pengurusnya.

Tugas dan tanggung jawab Rico serta jajaran Pengurus Baru antara lain meliputi penguatan dan peningkatan organisasi melalui lima pilar dan divisi yang telah disepakati dalam Rapat Umum Anggota. Rico baru-baru ini meraih penghargaan iCIO Award 2018 untuk kategori “The Most Influential CIO” berkat kepemimpinannya mendorong transformasi digital di Bank Mandiri Tbk selaku Director Digital Business & Technology.

“Terpilihnya Rico dan jajaran Pengurus Baru periode 2018-2020 sangat penting artinya bagi iCIO Community.Pengetahuan industri yang kaya dan berbagai kecakapan yang dimilikinya akan menjadi bagian integral dalam upaya iCIO Community mereasilisasikan visi dan misinya untuk menjadi organisasi profesi yang memberikan manfaat bagi seluruh anggotanya serta berkontribusi kepada masyarakat, bangsa dan negara,” kata Agus Wicaksono.“Kami melihat profesi CIO (Chief Information Officer) akan semakin strategis ke depan, tidak hanya dilingkungan organisasi maupun perusahaan melainkan juga dalam konteks kita berbangsa dan bernegara ketika di semua lini kehidupan sehari-hari maupun bisnis semakin di drive oleh information technology.”

Saat ini iCIO Community memiliki lebih dari 200 anggota yang terdiri dari para CIO dan eksekutif di bidang TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) dari organisasi dan perusahaan yang memiliki latar belakang industri yang berbeda-beda. Dengan demikian pengalaman maupun best practicepenerapan TIK secara koleksif menjadi knowledgeserta aset yang bisa dimanfaatkan dalam pengembangan TIK baik di organisasi maupun perusahaan dimana para anggotanya bekerja maupun secara lebih luas di Indonesia.

“Kemajuan TIK saat ini memungkinkan kita untuk berubah dengan cepat dan mendorong nilai – nilai baru dalam setiap lini perusahaan maupun organisasi.Anggota iCIO Community, beberapa diantaranya merupakan pemimpin terbaik di bidang teknologi yang terus menciptakan berbagai inovasi di seluruh negeri. Saat ini menjadi waktu yang paling tepat menjadi seorang CIO dansaya siap melanjukan kepengurusan sebelumnya untuk menjadikan iCIO Community sebagaithe voice of innovation di negara kita ini. Saya sangat bangga bisa melihat berbagai inovasi yang telah dilakukan oleh para anggota kami di organisasi dan perusahaan masing-masing dan melalui iCIO Community ini kita semua bisa mendorongnya ke lingkungan yang lebih luas dan pada akhirnya bisa turut berkontribusi dalam mewujudkan digital nation,” kata Rico.

iCIO Exchange:Driving Indonesia Forward Together

Sebelum Rapat Umum Anggota yang salah satu agendanya adalah pemilihan Chairman dan Pengurus iCIO Community periode 2018-2020, iCIO Community di tempat yang sama juga kembali menggelar iCIO Exchange – program reguler dari divisiMembership. Dimana tujuan dari program ini adalah untuk edukasi, peerinteraction dan networking yang memungkinkan para anggota bisa mendengarkan dan mendiskusikan berbagai tantangan dan kesuksesan strategi dari berbagai perusahaan atau organisasi dalam menjawab tuntutan bisnis yang dihadapi.

iCIO Exchange kali ini bekerjasama dengan Grab Indonesia yang akan membagi pengalaman dan informasi tentangp erkembangan terkini kinerja kedua perusahaan setelah hampir satu tahun lalu Grab melakukan akusisi Kudo – platforme-commerceonline untuk offline sebagai bagian dari upayanya untuk berkontribusi terhadap pengembangan ekonomi digital di Indonesia.

Ongki Kurniawan, Executive Director Grab Indonesia mengatakan pihaknya merasasenang dan terhormat menerima iCIO Community untukmembagiinformasi terkini kinerja kedua perusahaan. Sebagai perusahaanyang sama-sama menciptakan solusi pembayaran bagi masyarakat yang belum memiliki akses terhadap layanan perbankan sehingga bisa menikmati layanan e-commerce, GrabPay dan Kudo sama-sama menunjukkan kinerja positifnya setelah bergabung. “Grab berencana untuk mendukung dan meningkatkan ekspansi jaringan agen Kudo di seluruh Indonesia serta memanfaatkan jangkauan Kudo untuk meningkatkan jumlah penumpang,mitra pengemudi dan pengguna GrabPay di platform Grab,”kata Ongki.

Saat ini sebagai penyedia layanan transportasi on-demand, Grab telah hadir di seluruh Indonesia mulai Banda Aceh hingga Jayapura, tepatnya di 125 kota lebih dan di 500 lebih kota jaringan mitra pengusaha mikro yang hingga awal tahun ini menjadi 5 juta pengusaha mikro. Sebagai catatan jumlah pengusaha mikro yang menjadi mitra pada awal 2017 sebelum akusisi baru mencapai 500 ribu. (red)