Lintasarta & UGM Gelar Appcelerate 2018

0
71

Jakarta, KomIte.id – Lintasarta gandeng Universitas Gadjah Mada (UGM) mengadakan kegiatan Innovative Academy Appcelerate untuk kali kedua. Mengawali komitemen Lintasarta untuk mendukung pengembangan kreativitas dan inovasi berbasis teknologi digital, digelar Energizing Startups di Yogyakarta (29/9).

Acara yang diikuti 300 peserta ini mengawali rangkaian Innovative Academy Appcelerate 2018 dengan tema “Designing Solutions to Industrial Problems through Campus-Based Development” dengan fokus prioritas penyelesaian permasalahan industri di bidang fintech (bank and non bank), supply chain,dansmart city. Serangkaian tahapan yang harus dilalui peserta meliputi seleksi proposal rencana bisnis, kegiatan inkubasi bisnis, hingga presentasi final di hadapan Board of Director Lintasarta.

Appcelerate merupakan realisasi program Social Investment Lintasarta yang diperuntukkanbagimasyarakat yang ingin membangun inovasi dan kreativitas berfokus pada produk berbasis aplikasi digital, memiliki nilai bisnis, dan dapat diterapkan untuk mendukung berbagai sektor industri dan pemerintahan. Kegiatan ini terbuka untuk tim startup mahasiswa dan alumni Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta yang berada di Yogyakarta dan sekitarnya. Di UGM, dimotori PT Gama Inovasi Berdikari (GIB), inkubator bisnis yang dibentuk UGM dan diberi mandat untuk mengelola startup business digital binaan Innovative Academy.

Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Ika Dewi Ana, menngapresiasi kegiatan Appcelerate yang mampu member ruang inovasi di kalangan startup muda dan dapat mendorong mereka untuk berkreasi dan memulai langkah maju sebagai wirausahawan bidang digital atau technopreneur.

“Kami berharap program ini dapat menjadi wahana bagi masyarakat untuk menciptakan berbagai kreativitas dan ragam inovasi yang menghasilkan berbagai solusi digital atas permasalahan yang terjadi di masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Gidion Suranta Barus, General Manager IT Services Product Management Lintasarta mengungkapkan besarnya potensi bisnis dari teknologi digital di Indonesia dan menjadi kewajiban bagi semua stakeholders di dalam negeri untuk mendukung agar Indonesia dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Terutama dengan mendorong agar para startup yang jumlahnya besar tersebut mau membuat dan mengembangkan berbagai macam aplikasi untuk mendukung transformasi berbagai industri.

“Kampus merupakan tempat yang tepat karena disinilah Center of Innovation yang memiliki posisi strategis terutama dalam pengembangan technopreneur dan startup digital.” Ujar Gidion.

Dengan resmi dibukanya kegiatan ini, para peserta diberikan kesempatan untuk menyusun proposal rencana bisnis sebaik mungkin, sebelum akhir masa submit proposal melalui website Appcelerate (ugm.appcelerate.id) pada tanggal 27 Oktober 2018. (red)