Digital Magz

DARI REDAKSI

Setiap April Komite.id selalu setia menggelar edisi Khusus Kartini, untuk mengenang dan menghormati jasa Kartini yang sukses berjuang mengangkat harkat dan martabat Perempuan Indonesia di era Penjajahan. Kini kita sudah merdeka, namun pasar produk teknologi RI masih tetap ketergantungan, dijajah dan dibanjiri produk Teknologi impor. Nilai tambah Manufaktur Produksi Dalam negeri kita masih sangat rendah. Pada era Industri 4.0 kita semakin tertinggal, karena proses manufaktur semakin high tech dengan konsep dark factory, tanpa manusia, namun penuh robot. Pemanfaatan robot, AI, ML belum sesuai dengan kondisi Indonesia, karena tidak menyerap tenaga kerja manusia dan meningkatkan pengangguran. Robot tidak kenal lelah, istirahat, gender, dapat bekerja konsisten dan rutin tanpa perasaan. Padahal era bonus demografi, tenaga produktif Indonesia semakin banyak dan harus diberdayakan. Semoga semangat Kartini dapat mendorong Indonesia agar tetap merdeka, berdaya saing dan kompetitif di tengah persaingan global. Artikel Homo Digitalis melihat pentingnya peranan tata kelola Negara perangi chaos & hoax.

Lima tokoh Kartini Mastel siap ramaikan Komite.id edisi Kartini yang hadir pada Munas Mastel 12 April 2018. APJII juga aktif gelar Miss Internet Indonesia (MII) bersama tokoh Kartini dari PGASCom, Artek, Kapolres Banjarnegara, BCA, BMKG, Telkom, WisePacific, AsriCitra, Jingga, Mastel, APJII, Angkasa Pura II, PT INTI, ADEI. Kartini Kabinet Jokowi juga tidak mau ketinggalan.

Workshop BlockChain sukses diselenggarakan Komite.id, ABDI & Micronics Group, partner Rosebay dan Sponsor PT Pos Indonesia, PT Xirka, Kementrian Kominfo, BSSN di lokasi Menara Multimedia Telkom. Peserta full house majoritas C Level & Manager perusahaan dari berbagai industri vertikal yang ingin implementasi Block Chain dan aware akan kemampuan disrupsi Block Chain di sektornya.

Beberapa events diliput media partner Komite.id: FGD Digital Economy di Universitas Padjadjaran, IoT Asia 2018 Singapore Expo, ICION 2018 Jogyakarta, FinFest 2018 bersama ABDI.

Dunia ramai oleh gonjang ganjing kasus Pembocoran Data Pribadi skala Global oleh Cambridge Analytica. Saham Facebook dan kekayaan Mark Zuckerberg anjlok US$ 4.9 miliar (sekitar Rp 65 Triliun) yang merambat ke saham teknologi Google, Amazon, Twitter, Alphabet dll. Fenomena Dark Web & Homo Digitalis! Data memang strategik dapat menjadi insight yang memberdayakan perusahaan, namun jika penggunaannya salah dapat menyebabkan kerugian fatal. Bocornya data pribadi terbukti pengaruhi Pemilu Presiden di negara adidaya AS dan proses referendum Brexit di UK. Bahkan dalam bentuk Hoax & Hate Speech dapat pengaruhi hasil Pilgub DKI. Semangat Membaca!

 

Dr. Rudi Rusdiah BE, MA
Chief Editor