HUT Bukalapak ke-8 bertema Besar Bersama UKM Indonesia

0
208

Jakarta, KomiTe- Bukalapak yang memasuki usia ke-8 mengadakan perayaan ulang tahun dengan mengangkat tema “Bukalapak Besar Bersama UKM Indonesia”, sebagai bentuk syukur dan bersinergi bersama para UKM, pengguna Bukalapak, dan juga karyawan Bukalapak.

Saat ini Bukalapak memiliki 35 juta pengguna (monthly active user/MAU) di seluruh Indonesia, artinya 30% dari netizen Indonesia pernah berkunjung ke Bukalapak. Disamping itu jumlah transaksi Bukalapak per hari mencapai 320 ribu transaksi, ini menunjukkan bahwa Bukalapak semakin dipercaya oleh masyarakat Indonesia.

Founder dan CEO Bukalapak Achmad Zaky mengatakan, Bukalapak ingin menjadi pemberi pekerjaan terbanyak di Indonesia, menjadi sumber kesejahteraan UKM di Indonesia, dan pembayar pajak terbesar di Indonesia.

“Kami tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis namun juga terus tumbuh bersama para UKM di seluruh Indonesia, kami mendorong mereka untuk terus berkarya dan memproduksi kerajinan-kerajinan secara kreatif dan memasarkannya melalui marketplace dengan tujuan memperluas jangkauan pemasarannya,” katanya di Jakarta, Rabu (10/1).

Tidak hanya itu, Bukalapak juga selalu berupaya memberikan inspirasi kepada generasi muda untuk berkarya bagi bangsa dengan memberikan konten-konten positif yang membangun seperti BukaTalks, BukaMusik, dan tentunya inisiatif-inisiatif baru lainnya.

“Di usia kami ke-8, kami berharap dapat terus bertumbuh. Kami memandang kesuksesan sebagai sebuah rangkaian milestone atau tahapan, bukan merupakan suatu titik akhir. Alhamdulillah Bukalapak terus berkembang setiap tahun, pencapaian ini semua tentu berkat dukungan dari sejumlah pihak khususnya para pengguna Bukalapak serta para Pelapak, dan juga karyawan Bukalapak yang telah mendedikasikan waktu serta kreativitas terhadap perkembangan Bukalapak.” tambah Achmad Zaky.

Lebih lanjut diterangkan, dalam pertumbuhan Bukalapak hingga 8 tahun ini, Bukalapak sangat mengapresiasi talenta lokal. Mayoritas dari karyawan Bukalapak adalah talenta-talenta lokal dengan kompetensi yang sangat baik, bahkan banyak diantaranya adalah diaspora yang memutuskan untuk kembali ke Indonesia untuk bersama membangun bangsa di Bukalapak. (red)