Social Media Week : Technology The Invisible Hand

0
1002

Jakarta, KomIT – Pekan Media Sosial akan digelar di Jakarta untuk kedua kalinya sejak 2015 pada tanggal 24-26 Pebruari 2016 di Senayan City dan merupakan bagian dari gerakan global tahun ke tujuh awalnya di New York menyebar ke Hamburg, Lagos kemudian tahun lalu di Jakarta.

Ajang Internasional ini diikuti oleh 5,000 pembicara di 4 kota, sedang di Indonesia diikuti oleh 110 pakar, diantaranya pemain raksasa Sosial Media (SosMed) Global seperti Facebook; LinkedIn; Twitter; Instagram ditambah SosMed Nasional seperti Gojek; Blibli.com; Kaskus; dan supporting company seperti Politron; BCA; Senayan City; Biznet; McM serta Pemerintah diwakili oleh BeKraf (Badan Ekonomi Kreatif) selama dua hari penuh Februari 24-26 di Senayan City, Jakarta.

Acara yang digelar serentak di 4 kota Jakarta, Hamburg, Lagos dan NewYork ini akan dihadir oleh 70,000 peserta Conference dan Workshop dalam Social Media Week, sedangkan di Indonesia diharapkan akan dihadiri 3,000 plus peserta seminar dan pengunjung pameran, ujar Antony Salim, CEO Merah Cipta Media Group kepada Komite.id pada acara press conference di Ming Dining, Senayan City.

Beberapa pakar akan menjadi pembiara kunci yaitu Triawan Munaf (Kepala Badan Ekonomi Kreatif), Scott Levy (NBA South East Asia Managing Director); Paul Webster (Brand Development Lead Instagram); Roy Simangunsong (Country Head Twitter Indonesia); Aeran Ismail (LinkedIn); Keenan Pearce (Influence Asia 2015); Armand Hartono (Direktur BCA); and Andien (Artist). Bekraf akan menyelenggarakan sesi konsultasi HKI gratis oleh 100 konsultan HKI secara online one on one bagi pelaku ekonomi kreatif dan startup pada tanggal 26 Februari 2016.

Diharapkan acara Conference Social Media Week terakbar ini akan memberikan insight bagi netizen dan social media, dimana sudah lebih dari 1 miliar penduduk dunia yang terkoneksi via Social dan Mobile. Sampai jumpa di Social Media Week (rrusdiah@yahoo.com).