Ditjen Inovasi Ristekdikti Integrasi Beragam Inovasi Iptek di NTT

0
132

Labuan Bajo, KomIT – Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) berupaya mengintegrasikan aneka macam hasil inovasi Iptek ke dalam pembangunan ekonomi di Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Seperti misalnya pengembangan peternakan sapi unggul, pertanian padi dan jagung, serta pemenuhan energy melalui tenaga air laut.

Menristekdikti Mohamad Nasir didampingi Dirjen Penguatan Inovasi Jumain Appe, dalam kunjungannya mengatakan, integrasi hasil inovasi Iptek di Manggarai Barat bukan hanya dilakukan dalam peternakan sapi saja, tapi juga akan diterap dalam bidang lain, seperti pertanian padi, jagung dan pengembangan energy listrik bertenaga arus laut. Jika energy listrik bertenaga arus air laut sudah dapat diwujudkan,. Melalui integrasi aneka hasil inovasi Iptek itulah, Nasir berharap akan dapat memberikan nilai tambah (added value) terhadap produk yang dihasilkan masyarakat guna mewujudkan kemandirian bangsa sesuai Nawacita Presiden Joko Widodo.

Langkah integrasi Iptek dari Kemenristekdikti itu mendapat sambutan positif dari Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch. Dula. Bantuan teknologi dari Kemenristekdikti itu diharapkan dapat membuat masyarakat lebih bersemangat. “Peternakan Sapi di Manggarai Barat dengan dukungan inovasi dan teknologi tentunya memberi dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Demikian pada sektor Pertanian kita akan semakin baik hasilnya,” tambah Agustinus.

Sementara itu, Dirjen Penguatan Inovasi Jumain Appe, mengatakan, semua hasil inovasi Iptek yang dikembangkan Kemenristekdikti diharapkan dapat dimanfaatkan untuk pembangunan ekonomi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan. “Jadi pembangunan Iptek jangan hanya untuk Iptek saja, tapi harus diintegrasikan untuk pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tambah Jumain Appe. (red)