Bank OCBC NISP Adopsi Microsoft Office 365

0
175

Jakarta, Komite- Bank OCBC NISP telah melakukan transformasi digital dengan mengadopsi teknologi Office 365 untuk meningkatkan produktivitas dan daya saingnya di Indonesia. “Selama bertahun-tahun, kami telah berfokus pada percepatan bisnis dengan menciptakan produk customer centric dan inovasi layanan. Sebagai sebuah bank, kami melihat disrupsi teknologi bukan sebagai ancaman, melainkan sebagai sebuah peluang. Di sini kami melihat digitalisasi sebagai penggerak utama bagi proses otomasi dan juga penyediaan nilai tambah bagi pelanggan kami,” kata David Formula, Executive Vice President IT Bank OCBC NISP di Jakarta (30/5).

“Kami percaya bahwa bagian dari percepatan bisnis kami adalah penggunaan bantuan teknologi yang tepat, memungkinkan kami untuk lebih cepat, kolaboratif, dan efisien. Kami ingin setiap pekerja memiliki pola pikir digital yang dapat membantu perusahaan memiliki daya saing di era disruptif ini, sambil juga memprioritaskan keamanan dan kepercayaan pelanggan,” tambah David.

Bank OCBC NISP mulai mengadopsi Office 365 dalam beberapa tahap. Diawali dengan melakukan pilot project di real environment terbatas pada April 2017. Dilanjutkan dengan go live di kantor pusat Bank OCBC NISP di Bandung pada September 2017. Dan pada Januari 2018 seluruh jaringan kantor cabangnya telah menggunakan Microsoft Office 365.

Haris Izmee, Direktur Utama Microsoft Indonesia menjelaskan: “Setiap organisasi perlu mempertimbangkan kembali bagaimana mereka memberdayakan tenaga kerja mereka dengan budaya, kebijakan, infrastruktur dan peralatan yang tepat untuk memaksimalkan potensi mereka. Hal ini berarti mengizinkan kolaborasi dari manapun, dalam perangkat apapun. Sangat penting juga bagi setiap pimpinan bisnis untuk mengevaluasi dan mengimplementasi setiap perubahan untuk menghadapi tantangan budaya dan manajemen, yang menghambat setiap pekerja untuk bekerja tanpa hambatan, dari manapun mereka berasal. Hal ini dapat menghalangi pertumbuhan dan perkembangan perusahaan dalam zaman digital ini.”

Dari 265,4 juta penduduk Indonesia, sekitar 132,7 juta atau 50% dari populasi Indonesia tercakup oleh penetrasi internet di awal tahun 2018. Studi Microsoft Asia Workplace 2020 menunjukkan bahwa 85% responden di Indonesia menganggap diri mereka sebagai pekerja mobile dan menghabiskan 20% waktu bekerja di luar kantor, namun, hanya 58% yang merasa diberdayakan oleh budaya organisasi dan manajer untuk bisa bekerja bersama secara produktif dan kolaboratif.

Padahal saat teknologi mobile dan berbasis Cloud semakin maju, salah satu aspek paling penting dalam perjalanan transformasi digital di Indonesia adalah memberdayakan setiap karyawan untuk bekerja di manapun dan kapanpun secara aman. Untuk mengikuti tren ini, Microsoft 365, sebuah solusi pintar yang didalamnya termasuk Office 365, Windows 10, dan Enterprise Mobility + Security diadaptasikan oleh Bank OCBC NISP untuk memberdayakan seluruh karyawan mereka di Indonesia untuk bekerja dalam platform yang aman, sambil mempersingkat manajemen IT dengan satu solusi, diciptakan khusus untuk bisnis. Setiap pekerja kini dapat berkolaborasi pada perangkat apapun, kapanpun, dan dimanapun. (red)